Bagaimana Ikigai One menjalankan seluruh pekerjaan kliennya di Open Design — sistem brand, deliverable klien, bahkan portal yang benar-benar live, semuanya ~50× lebih murah dari sebelumnya.

Anthony Reyes mendirikan agensi kreatif pertamanya di usia 13, dan sejak itu ia menjalankan segalanya dengan cara yang sama: tanpa modal luar, sebagian besar belajar otodidak, dan terbiasa memegang semua peran sendiri, sering kali sampai jam 3 pagi. Ikigai One awalnya meng-outsourcing pemasarannya, kurang puas dengan hasilnya, lalu menariknya ke internal — dan ini berhasil begitu baik sampai studionya kini menjual layanan itu ke perusahaan lain di bidangnya. Ia bukan tipe yang sekadar mencoba tools. Ia menyatukannya ke dalam bisnis.
Bahkan setelah ditangani internal, pekerjaan desain berat tetap dialihkan keluar: sebagian besar lewat tim seni outsourcing dengan biaya sekitar $1,500 per bulan. Satu brand PDF siap-kirim ke klien bisa menyedot puluhan jam dan beberapa ribu dolar untuk dibuat. Dan setiap klien baru berarti membangun ulang dari nol, sambil berharap tidak ada yang melenceng dari brand di tengah jalan.
“Bisakah kami memanfaatkan AI yang sudah kami pakai untuk menggantikan sebagian besar biaya itu?” Pertanyaan itulah yang membawanya ke Open Design.
Open Design sudah punya brand guidelines saya, brand voice saya, semua aset saya. Saya tinggal masuk dan bilang ‘saya butuh ini’ — dan kerjakan semuanya dari sana.
Laporan multi-halaman yang rapi seperti ini biasanya menghabiskan ribuan dolar dan berhari-hari kerja. Anthony membuat laporan ber-brand 40 halaman Ikigai One di Open Design hanya dengan sekitar $40 dan setengah hari — kira-kira 50× lebih murah. Brand guidelines, capabilities deck, laporan ini: seluruh set internal studio kini keluar dari satu tempat, sepenuhnya sesuai brand.

Anthony membuat satu PDF sales-enablement, lalu mengubah tampilannya untuk seorang klien, RevTek, dalam hitungan menit: brand mereka, warna mereka, QR diganti dengan kontak klien. Click-to-call dan click-to-email tetap berfungsi di hasil ekspornya. Ini bukan sekadar ganti logo — ini adalah template deliverable siap-klien yang bisa dipakai ulang.
“Kliennya sangat puas dengan hasilnya.”

Portal klien Ikigai One adalah sisi hadap-klien dari sebuah tool internal yang menggantikan software pihak ketiga senilai ~$23K/thn (Halo PSA). Anthony meminta Open Design mendesain keseluruhannya sesuai brand — sebuah produk nyata yang bisa di-login klien, bukan mockup statis. “Sefleksibel kanvas HTML.”

Dari satu logo, Open Design membaca situs calon klien dan menulis proposal Google Ads khusus dalam ~10 min. “Hasilnya luar biasa.”
Seorang klien tak kunjung paham sebuah solusi teknis, jadi brief singkat diubah menjadi infografik yang rapi. Balasannya: “Oh — sekarang saya paham.”
Brand guidelines, sebuah ebook, microsite acara yang interaktif — sistem yang sama bisa direntangkan ke format apa pun.
“Selama sebulan terakhir, ini jadi tambahan yang cukup signifikan bagi alur kerja kami — sampai-sampai sekarang sudah tak tergantikan.”

Open Design gratis, open-source, dan berjalan di mesin Anda sendiri dengan key Anda sendiri. Menjalankan studio atau tim marketing? Mari bicara soal sistem brand bersama, aset klien, dan alur kerja tim.